Diusir dari Rumah, Nenek ini Dapat Banyak Simpati

Nampaknya diusir dari rumahnya sendiri bukan akhir hidup bagi nenek berusia 101 tahun ini. Perempuan tua ini berhasil menarik banyak simpati dan simpati ini telah mengubah hidupnya.

Texana Hollis diusir dari rumahnya karena tidak lagi sanggup membayar cicilan. Rumahnya disita tanpa ampun dan dia tidak dapat tinggal di dalam rumahnya lagi.

Nenek yang berusia 101 tahun itu pun ditinggalkan sendirian di kursi rodanya di luar rumah bersama beberapa barangnya. Dia benar-benar merasa sedih dan ketakutan di masa tuanya. Peristiwa ini terjadi September tahun lalu.

Detroit News pada edisi akhir pekan lalu melaporkan, salah seorang sahabat lamanya, Pollian Cheeks (68), bersedia menampung nenek ini di rumahnya. Cheeks lalu membuka kotak pos untuk menampung sumbangan bagi Hollis. Untunglah, banyak orang bersimpati dan sumbangan terus mengalir ke kotak pos tersebut.

”Saya berkata kepadanya, banyak orang yang menyumbangkan uang untuk membeli baju baru, tidak perlu khawatir dengan baju yang lama,” ujar Cheeks. Bahkan, pelawak Tyler Perry menelepon dan berbicara dengan Hollis.

Perry lalu menelepon perusahaan konstruksi di St Clair Shores untuk membuat lintasan kursi roda agar Hollis dapat keluar masuk dengan lebih mudah. ”Lihat, saya yakin sekali Tuhan tidak pernah berbuat kesalahan. Dia menutup satu pintu, kemudian membuka pintu lain yang jauh lebih baik,” kata Hollis.

source : kompas

Satu Tanggapan

  1. Dua kalimat terakhir dalam tulisan itu sangat bagus. Tuhan memang tidak pernah melupakan umatnya. Semua pasti percaya itu…
    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: